About ISFI
IKATAN SARJANA FARMASI INDONESIA merupakan satu-satunya wadah para Apoteker Indonesia, dalam menyatukan hasrat murni dan keinginan luhur para Apoteker sebagai upaya untuk mengembangkan profesi luhur kefarmasian. Nama Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia ditetapkan dalam kongres VII Ikatan Apoteker Indonesia di Jakarta pada tanggal 25 Februari 1965, yang merupakan kelanjutan dari Ikatan Apoteker yang didirikan pada tanggal 18 Juni 1955.
Seiring dengan paradigma baru profesi Apoteker, dengan filosofi Pharmaceutical Care (asuhan kefarmasian) telah terjadi perubahan konsep kompetensi Apoteker yang signifikan. Pada awalnya, kompetensi farmasi diarahkan pada self compounding atau keterampilan/seni meracik obat. Dengan perkembangan industri farmasi yang pesat ditnadai oleh metode formulasi farmaseutik yang semakin maju , maka telah terjadi pergeseran konsep kompetensi Apoteker sebagai medicine provider dan medicine informer.
Tuntutan terhadap kesiapan Apoteker menghadapi tantangan sekaligus ancaman masuknya Farmasis luar negeri ke Indonesia harus disikapi secara profesional. Dalam rangka menghadap hal tersebut, Pengurus Pusat (PP) ISFI menetapkan program Sertifikasi Kompetensi Apoteker dan pelaksanaannya mengacu kepada Pedoman Pelaksanaan Penataran Uji Kompetensi Apoteker (PUKA) yang dikeluarkan oleh PP ISFI dengan Surat nomor 140/22/PP ISFI/VII/2006 tanggal 26 Juli 2006.
Pengurus Daerah (PD) ISFI Jawa Barat merintis penyelenggaraan Penataran Sertifikasi Kompetensi Apoteker gelombang pertama di Indonesia, bekerja sama dengan School of Pharmacy ITB pada bulan September 2006 dengan jumlah peserta sebanyak 48 orang, bertempat di kampus ITB. Berikutnya gelombang kedua bekerjasama dengan Jurusan Farmasi FMIPA UNPAD, jumlah peserta 100 orang. Hingga gelombang keenam, secara bergiliran PD ISFI Jawa Barat bekerjasama dengan School of Pharmacy ITB dan Jurusan Farmasi FMIPA UNPAD. Sejak gelombang keempat, Jurusan Farmasi FMIPA UNPAD telah dikukuhkan menjadi Fakultas Farmasi UNPAD.
Gelombang ketujuh hingga gelombang kesembilan Penataran Sertifikasi diperuntukkan bagi para Apoteker Industri sewilayah Jawa Barat yang bekerjasama dengan School of Pharmacy ITB. Model penataran bagi Apoteker industri akan dilanjutkan oleh PD ISFI Jawa Barat mengingat jumlah perusahaan farmasi di Jawa Barat sebanyak 100 lebih. Melihat antusiasme dan kesadaran angota terhadap arti penting sertifikasi kompetensi dan dalam upaya mendekatkan pelayanan kepada anggota, kewenangan penyelenggaraan Penataran Sertifikasi Kompetensi Apoteker oleh PD ISFI diserahkan kepada Pengurus Cabang (PC) ISFI bekerja sama dengan Fakultas Farmasi UNPAD dan tetap mengacu pada ketentuan PUKA. Untuk itu telah terselenggara Penataran Sertifikasi Kompetensi oleh PC ISFI kota Bogor pada awal September 2007.
Untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kompetensi Apoteker sejalan dengan perkembangan ilmu dan teknologi, PD ISFI Jawa Barat telah membentuk lembaga training dengan nama ISFI Training Center (ITC) sebagai pusat pendidikan berkelanjutan. Selain itu pendidikan berkelanjutan dilakukan oleh Himpunan Seminat baik Hisfarma,Hisfarsi, maupun Hisfarin melalui kegiatan rutin dengan topik yang berbeda.
Motto kerja PD ISFI Jawa Barat adalah “ menjadikan Apoteker Tuan di negeri sendiri” Kenyataan membuktikan bahwa dari seluruh jumlah Apotek yang ada hanya 10% yang dimiliki oleh Apoteker. Oleh karena itu PD ISFI Jawa Barat bertekad untuk menciptakan Jaringan Apotek Profesi yang mendorong Apoteker bisa memiliki apotek sendiri. Model jaringan tersebut telah diluncurkan pada tanggal 17 Januari 2008 oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia dengan nama ‘Farmakita’ berlokasi di Ruko Holis Regency, Jl. Holis nomor 247. Jaringan Apotek Profesi ini sepenuhnya menggunakan sistem teknlogi informasi terkini.
Hai APOTEKER bergabunglah bersama Jaringan Apotek Profesi…menuju….
“ISFI Jaya!!, Apoteker maju!!, Kompeten YES!!
Link :
- ISFI Jabar
- ISFI Pusat



Ass.
saya lulusan baru apoteker Unpad 2009, untuk permohonan rekomendasi kan harus ada surat permohonan, surat ijin kerja ,dll.
yang ingin saya tanyakan:
1. Untuk surat permohonan, apakah ada form khususnya atau bebas buat sendiri?, kalau ada, bisa didapat dimana?
2. Untuk SIK, prosedur pembuatannya seperti apa? kalau tidak salah, saya pernah membaca di PP no.? th 1990 ada aturan untuk pembuatan SIK harus ada SP dulu,apakah itu benar?
bagaimana kalau kita ingin buat SIK tapi belum punya SP?
3. SIK itu untuk digunakan dimana apa?
terima kasih atas perhatiannya
Malia Nurmuflihah, S.Farm.,Apt.
oiya, maaf lupa, untuk mengurus surat rekomendasi apakah bisa ke ISFI cabang? menghubungi siapa atau harus datang kemana?
Regards
Malia Nurmuflihah
untuk infonya sudah kami kirim via email ke : nur_muflihah@yahoo.co.id
silahkan dicek, tks
assalamualaikum… saya peserta skpa gel xx bln maret kmrn.tp sampai skr blm dpt sertifikatnya.kira2 berapa lama sertifikat selesai.sudah sekalian dapat kartu anggota isfi ngga?domisili saya di tasikmalaya.terima kasih. wassalamualaikum….