Beli Obat untuk Mabuk ?

Dulu waktu kuliah di jurusan farmasi, dosen saya selalu mengingatkan, “Racun adalah obat dosis tinggi, dan Obat adalah racun dosis rendah”. Yup betul sekali, obat dan racun hanya dibatasi oleh selembar pembatas tipis. Salah penggunaan, obat yang tadinya digunakan untuk menyembuhkan malah berakibat mematikan.

Saat ini kembali marak penggunaan obat dekstromethorphan (yang notabene obat batuk dari golongan antitussif) alias dekstro, untuk fly/mabuk. Dengan harga yang (sangat) murah, Rp.100/butir, dekstro relatif mudah diperoleh di apotek lokal. Entah siapa yang  pertama kali mencoba dekstro untuk mabuk, karena sebuah surat kabar di Bandung pun sudah berkali-kali memuat kabar korban berjatuhan akibat salah konsumsi dekstro.

Bagaimana ya cara terbaik untuk mencegah timbulnya korban-korban berikutnya? Apotek yang notabene tempat penjual obat, adalah salah satu pihak yang dapat memfilter keluarnya obat dekstro ini, atau obat-obat lain yang berpotensi untuk disalahgunakan.  Dengan adanya apoteker yang stand-by di apotek untuk mengawal operasional sehari-hari apotek, seharusnya kejadian kesalahan penggunaan obat, dapat diminimalisir.

Apoteker apotek farmakita, insyaAllah akan selalu hadir mengawal operasional apotek sehari-hari, sehingga Anda akan mendapatkan perhatian lebih dari apoteker atas obat apa yang Anda konsumsi, karena hanya apotekerlah orang yang benar-benar akan peduli terhadap obat yang Anda konsumsi selain diri Anda sendiri tentunya…(aldidas)

Write a Comment

Best viewed with Mozilla Firefox, at 1024 x 768 screen resolution or higher. Copyright © 2010 farmakita. All rights reserved.